Sebelum membuat DNS Server anda perlu men-database-kan cd debian anda agar mempermudah penginstalan.
hal-hal yang harus disiapkan :
Tampilkan postingan dengan label debian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label debian. Tampilkan semua postingan
Kamis, Januari 27, 2011
Senin, November 15, 2010
Membangun DHCP server di debian 4.0
sudah lama tidak mebagi ilmu kepada para pembaca karena faktor koneksi internet, jadi baru bisa posting sekarang. tanpa panjang lebar lagi, nih ada sedikit ilmu buat para pembaca.
DHCP SERVER di Debian 4.0
Hal - hal yang harus disiapkan :
1. Compi dengan OS linux Debian 4.0
DHCP SERVER di Debian 4.0
Hal - hal yang harus disiapkan :
1. Compi dengan OS linux Debian 4.0
Senin, Agustus 23, 2010
Membangun FTP Server di debian 4.0
Tanpa basa-basi lagi, hal-hal yang harus dipersiapkan adalah sebagai berikut :
1. Compi dengan OS linux Debian 4.0 (Etch)
2. CD debian 4.0 1-21
1. Compi dengan OS linux Debian 4.0 (Etch)
2. CD debian 4.0 1-21
Rabu, Februari 03, 2010
Install samba di debian 4.o
Installasi Samba
#apt-get install samba samba-client
akan muncul beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan konfigurasi samba seperti workgroup dan dhcp server, jawab sesuai dengan jaringan anda.
Menyiapkan User dan Directory
Kita sediakan user dan directory yang akan digunakan untuk directory sharing dan otentikasi, Untuk membuat directory baru menggunakan perintah
#mkdir share
Untuk membuat user baru sekaligus membuat passwordnya menggunakan perintah
#useradd lala
#smbpasswd -a lala
Menkonfigurasi File Konfigurasi Samba
File utama konfigurasi samba terletak pada /etc/samba/smb.conf. Konfigurasi file sharing Anda dengan menambahkan :
#vim /etc/samba/smb.conf[SHARE]
path=/home/vanfier/share
browseable=yes
writeable=yes
valid users=lala
Test Konfigurasi
Untuk pengecekan Samba bisa menggunakan perintah berikut :
# testparm
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section “[homes]“
Processing section “[SHARE]“
Processing section “[printers]“
Processing section “[print$]“
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_STANDALONE
Press enter to see a dump of your service definitions
Bila output Anda sama dengan diatas, maka konfigurasi Anda tidak terdapat error
Sekarang restart samba untuk mendapatkan effect konfigurasi yang telah anda buat
#/etc/init.d/samba restart
Untuk mengetahui lebih banyak tentang option konfigurasi samba, bisa dilihat dengan mengetikan
#man samba
Testing Samba
Untuk testing samba, dapat dilakukan pada terminal debian dengan menggunakan perintah berikut :
#smbclient -L //debianserver -U username
Untuk di windows bisa menggunakan perintah run
Semoga Bermanfaat. Suwun (Terima Kasih)
sumber : http://pandhean.blogspot.com/

#apt-get install samba samba-client
akan muncul beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan konfigurasi samba seperti workgroup dan dhcp server, jawab sesuai dengan jaringan anda.
Menyiapkan User dan Directory
Kita sediakan user dan directory yang akan digunakan untuk directory sharing dan otentikasi, Untuk membuat directory baru menggunakan perintah
#mkdir share
Untuk membuat user baru sekaligus membuat passwordnya menggunakan perintah
#useradd lala
#smbpasswd -a lala
Menkonfigurasi File Konfigurasi Samba
File utama konfigurasi samba terletak pada /etc/samba/smb.conf. Konfigurasi file sharing Anda dengan menambahkan :
#vim /etc/samba/smb.conf[SHARE]
path=/home/vanfier/share
browseable=yes
writeable=yes
valid users=lala
Test Konfigurasi
Untuk pengecekan Samba bisa menggunakan perintah berikut :
# testparm
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section “[homes]“
Processing section “[SHARE]“
Processing section “[printers]“
Processing section “[print$]“
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_STANDALONE
Press enter to see a dump of your service definitions
Bila output Anda sama dengan diatas, maka konfigurasi Anda tidak terdapat error
Sekarang restart samba untuk mendapatkan effect konfigurasi yang telah anda buat
#/etc/init.d/samba restart
Untuk mengetahui lebih banyak tentang option konfigurasi samba, bisa dilihat dengan mengetikan
#man samba
Testing Samba
Untuk testing samba, dapat dilakukan pada terminal debian dengan menggunakan perintah berikut :
#smbclient -L //debianserver -U username
Untuk di windows bisa menggunakan perintah run
Semoga Bermanfaat. Suwun (Terima Kasih)
sumber : http://pandhean.blogspot.com/
Sabtu, November 14, 2009
Membuat Router Dynamic & konfigurasi RIP
untuk membuat router dinamis (dynamic router), lang awalnya cih sama dengan router statis....yaitu kita harus setting interface nya....
yang berbeda itu hanya pada saat konfigurasasinya. setelah Interfacenya sudah di setting, maka kita lanjutkan dengan konfigurasi RIPnya:
Gunakan perintah :
debian:/# mc
Kemudian masuk direktory /etc/quagga/ .
Lalu tekan Tab. dan masuk direktory /usr/share/doc/quagga/examples.
Dan copykan zebra.c~.sample dan ripd.co~.sample di direktory /etc/quagga/ dengan cara tekan F5 lalu enter.
Setelah itu, aktifkan daemons ;
Tekan F4, lalu ganti tulisan=no pada zebra dan ripd dengan tulisan=yes.
Lalu tekan F2 untuk menyimpan.
Kemudian keluar dari mc , tekan F10
Masuk pada root anda.
Lalu masuk direktori /etc/quagga/. :
copy zebra.conf dan ripd.conf dengan perintah :
debian:/etc/quaqqa#cp zebra.conf.sample zebra.conf
debian:/etc/quagga#cp ripd.conf.sample ripd.conf
Lalu restart dengan perintah :
debian:/# /etc/init.d/quagga restart (tunggu beberapa menit)
Kemudian konfigurasikan router dengan protokol RIP :
ketik: $ telnet localhost 2602(tunggu sampai ada tulisan di bawah ini)
Trying ::1...
telnet: connect to address ::1: Connection refused
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is zebra (version 0.95a).
Copyright 1996-2004 Kunihiro Ishiguro.
User Access Verification
Masukkan password zebra (pada tulisan dibawah ini)
Password:
ketik enable (seperti di bawah ini)
ripd> enable
Password:
ripd#
Mendistribusikan network-network yang dimiliki router. Pada router saya, ada 2 interface, maka saya hanya mendefinisikan 2 network yang terhubung dengan router saya. Ketikkan perintah configure teminal, kemudian router rip
ketik conf t (seperti di bawah ini)
ripd# conf t
ketik router rip
ripd(config)# router ripd
ripd(config-router)#
mendistribusikan network, ketikkan perintah network 192.168.20.0/24 yang kita peroleh dan ketikan perintah network 192.168.23.0/24 untuk kita berikan pada router lain
masukkan alamat ip kamu sendiri dan ip client anda seperti:
ripd(config-router)# network 192.168.20.0/24
ripd(config-router)# network 192.168.23.0/24
ripd(config-router)# tekan ctrl+z
ripdd#
Untuk melihat konfigurasi yang telah dibuat ketikkan show running-config
ripd# show running-config
Simpan konfigurasi rip yang telah dibuat dengan perintah write memory atau copy running-config startup-config
ripd# copy running-config startup-config
Sudah dech langkah2 konfigurasinya, jadi tinggal nyoba aja dengan mengetest conectisitasnya(ping 192.168.23.1 dll)

yang berbeda itu hanya pada saat konfigurasasinya. setelah Interfacenya sudah di setting, maka kita lanjutkan dengan konfigurasi RIPnya:
Gunakan perintah :
debian:/# mc
Kemudian masuk direktory /etc/quagga/ .
Lalu tekan Tab. dan masuk direktory /usr/share/doc/quagga/examples.
Dan copykan zebra.c~.sample dan ripd.co~.sample di direktory /etc/quagga/ dengan cara tekan F5 lalu enter.
Setelah itu, aktifkan daemons ;
Tekan F4, lalu ganti tulisan=no pada zebra dan ripd dengan tulisan=yes.
Lalu tekan F2 untuk menyimpan.
Kemudian keluar dari mc , tekan F10
Masuk pada root anda.
Lalu masuk direktori /etc/quagga/. :
copy zebra.conf dan ripd.conf dengan perintah :
debian:/etc/quaqqa#cp zebra.conf.sample zebra.conf
debian:/etc/quagga#cp ripd.conf.sample ripd.conf
Lalu restart dengan perintah :
debian:/# /etc/init.d/quagga restart (tunggu beberapa menit)
Kemudian konfigurasikan router dengan protokol RIP :
ketik: $ telnet localhost 2602(tunggu sampai ada tulisan di bawah ini)
Trying ::1...
telnet: connect to address ::1: Connection refused
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is zebra (version 0.95a).
Copyright 1996-2004 Kunihiro Ishiguro.
User Access Verification
Masukkan password zebra (pada tulisan dibawah ini)
Password:
ketik enable (seperti di bawah ini)
ripd> enable
Password:
ripd#
Mendistribusikan network-network yang dimiliki router. Pada router saya, ada 2 interface, maka saya hanya mendefinisikan 2 network yang terhubung dengan router saya. Ketikkan perintah configure teminal, kemudian router rip
ketik conf t (seperti di bawah ini)
ripd# conf t
ketik router rip
ripd(config)# router ripd
ripd(config-router)#
mendistribusikan network, ketikkan perintah network 192.168.20.0/24 yang kita peroleh dan ketikan perintah network 192.168.23.0/24 untuk kita berikan pada router lain
masukkan alamat ip kamu sendiri dan ip client anda seperti:
ripd(config-router)# network 192.168.20.0/24
ripd(config-router)# network 192.168.23.0/24
ripd(config-router)# tekan ctrl+z
ripdd#
Untuk melihat konfigurasi yang telah dibuat ketikkan show running-config
ripd# show running-config
Simpan konfigurasi rip yang telah dibuat dengan perintah write memory atau copy running-config startup-config
ripd# copy running-config startup-config
Sudah dech langkah2 konfigurasinya, jadi tinggal nyoba aja dengan mengetest conectisitasnya(ping 192.168.23.1 dll)
Langganan:
Postingan (Atom)